So here are a few exercises to try when you find yourself feeling less confident:

— Make a list of things you do like about yourself – maybe it’s your patience in listening to others’ troubles, or the way your hair curls – whatever it is, give yourself credit. You deserve a pat on the back!

Take time to do something nice just for yourself. Treat yourself to something or an activity that you enjoy.

Make a list of the things that you do well, and then do one of those things every day.

Try something you’ve never done before. Just taking on a challenge, whether you succeed or not, can increase your confidence.

And remember the words of Anna Freud, the daughter of Sigmund Freud and herself the founder of child psychoanalysis:

“I was always looking outside myself for strength and confidence but it comes from within. It is there all the time.”

Google Buzzexercises to find yourself Retweet
0

Cool USB

March 25th, 2006

Ini kiriman dari my friend Imran, thx Im …

keren bangggetttttttt.. n lucu lagi
kira-kira dimana sih belinya, kalo ada yang tau kasih info dong ke aku
yang somay itu aku cinta banget :D
makanan favorit sih

somay usb tempura usb
donut usb sushi usb
dimsum usb botle usb

Google Buzz Retweet

Jika ada seseorang yang mencintai dan begitu menginginkan suamiku, what I suppose to do?
Diantara rasa cemburu, pastinya terselip rasa bangga, bahwa aku memiliki yang tidak dimiliki dia, kan?

Nah, yang menjadi point disini sejauh mana rasa percayaku kepada suamiku untuk membebaskan dia menentukan hal itu..bukan menentukan pilihan maksudku, karena memang tidak benar ada alasan untuk memilih dia..hanya saja cara menyingkapi rasa suka itu.

well, aku nggak akan menceritakan disini bagaimana suamiku, that’s my deep secret.
Tapi sekarang aku hanya bisa mengingat kiasan lama

You don’t know what you got, untill it is gone

Google Buzzmy hubby Retweet
0

Talk with God

March 5th, 2006

Sebenernya malu hati bicara sama Tuhan hanya pada saat sedih dan susah :)
sudah lama aku nggak bicara padaNya, kalau nggak salah sejak kematian Ayahku..karena aku nggak pernah setuju tentang itu dan nggak menemukan jawaban mengapa.

Beberapa minggu ini, aku berbicara kepadaNya lagi..
karena hati yang gundah … you know what, Dia ternyata ada dan mendengarkanku.. memang nggak gitu menyadari mulai kapan Dia hadir tapi aku merasakannya.

Sebenarnya Dia-lah tempat curhat yang sejati, tanpa protes, tanpa argumen yang malah bikin bertanya-tanya kalau suggestnya nggak tepat.
Aku kira, curhat dengan teman baikpun kadang nggak menyelesaikan masalah, iya kalau mereka mau mendengarkan seperti Tuhan.
Tuhan memang nggak akan langsung memberikan jawaban, tapi aku merasakan menerima banyak ketenangan dan kesabaran di hati setelah ber-uneq-uneq kepadaNya.

Diantara kesedihan yang aku alami, aku masih menerima anugrahnya … walau bukan anugrah materi atau yang kelihatan mata, namun aku bisa mendapatkan banyak pelajaran berharga…setidaknya buat menata hidupku selanjutnya.

Maafkan Tuhan karena selalu meninggalkanMu dan hanya datang padaMu kala susah.
apakah itu sudah human nature ?

Google Buzz Retweet
Get Adobe Flash playerPlugin by wpburn.com wordpress themes