Hmm.. aku bukan mau nulis tentang tips membeli domain, tapi pengalamanku tentang memilih domain service, tempat dimana aku beli domain.
Domain murah tentu menjadi incaran para webmaster, aku tergiur dengan promo domain beli 2 gratis 1 di suatu domain service, walaupun domain gratis itu hanya yang ber-tld .org dan .info, lumayan lah punya-punya
)
Jadi setahun lalu aku beli 2 paket, dan mendapat 2 domain gratis ..
karena suatu keperluan, aku perlu mengubah data registrant domain ke namaku sendiri, karena beli domain disitu ternyata semua data-datanya adalah nama perusahaan domain service itu, padahal kita yang bayar domainnya.
Kaget juga karena untuk mengubah data registrant ke namaku, perlu mengirimkan surat kuasa bermaterai (yang tentunya memakan waktu) dan mengirimkannya ke Jakarta, proses ini memerlukan waktu sekitar 4 hari karena waktu pengiriman Kilat Khusus dari Jogja ngga cepat.
Then, Aku mendapatkan login ke domain manager dan aku ganti dengan dataku, Tapi ternyata domain gratisannya ngga bisa diganti registrantnya #-o jadilah domain gratisan itu tetap menjadi milik perusahaan hosting tersebut
Ya lah, aku sih ngga masalah yang satu ini, domain gratisannya juga ngga perlu diganti registrantnya kog …
Waktu berlalu, ngga kerasa setahun sudah .. aku kebetulan lagi susun daftar domain yang aku punya, waks ada yang expired tanggal 27 September domain A dan yang mau expire tanggal 16 Oktober domain B (aku nge-check ini tanggal 15 Oktober) … setelah aku liat di domain manager, yang udah ketelatan itu ngga bisa lagi login, aku check whoisnya ternyata data registrantnya balik lagi ke perusahaan hosting itu, pantesan aku kog ngga dapat email pemberitahuan domain bakal expired (biasanya terkirim sekitar 60 harian dari enom).
Setelah kontak mereka, domain expired itu masih bisa aku perpanjang lewat mereka karena mereka menyadari data registrant memang tercantum nama perusahaan mereka di Whois (mungkin nanti prosesnya jadi sama, kirim surat kuasa lagi untuk dapat domain manager sendiri)…
nasib jelek menimpa domain B ku, sebelumnya karena masih ada waktu 1 hari sebelum expired, aku ganti lagi data registrantnya ke namaku (masih bisa login nih ke dompanel), kemudian aku urus untuk transfer domain aja pakai domain service lain ketimbang berurusan dengan perusahaan lama yang ruwet jlimet… proses transfer memakan waktu sehari sampai aku terima payment receiptnya, eh..ternyata hari ini pihak yang aku pilih untuk transfer ngga bisa proses karena domain sudah di-lock.. bener saja, aku sudah ngga bisa login lagi ke domcpanel, karena sudah lewat tanggal 16 Oktober.
Kemudian aku mengubungi perusahaan hosting lama itu, melalui YM, aku tanyakan mereka apakah bisa mengubah lock domainnya karena aku sudah terlanjur proses transfer.
Jawaban mereka : “maaf, di kami tidak bisa memperpanjang domain yang expired yang di manage oleh orang lain.”
Ya iyalah, karena tanggal 15 itu aku sudah balikin lagi data registrant ke dataku sendiri, karena proses transfer bakal memerlukan emailku untuk verifikasi, masa pake email mereka apa ngga malah kacau.
Pas aku tanya, kenapa data registrant bisa balik lagi ke “Jasa Pembeli” ? ngga ada jawaban
?
pengalaman buruk sekali, sayang juga sih umur domain sudah setahun dan untuk membuat web yang sama dengan domain baru kayaknya banyak buang waktu deh
.. ya sudahlah .. mungkin pilihannya ya cari domain lagi untuk web itu daripada ketemu lagi dengan keruwetan urusan domain .. beli domain aja kog susah :-<
moral :
- promo domain murah atau domain gratisan mesti di check aturan-aturannya terlebih dahulu
- Kalau punya banyak domain, sering-sering di check expirednya dan whois-nya, jadi ngga gelagapan pas mau expired dan ngga dapat pembeitahuan apa-apa.
- Kalau sudah sering beli domain mending langsung ke domain service aslinya seperti enom, namecheap, moniker, daripada pakai reseller.

You might also like these:

wah mbak maya, bagus banget ya blog nya, tiap hari bisa punya ide ya untuk update blog.
aku pingin dapat bocoran tipsnya dompark dong
hehehehe… pengalaman yang mirip saya rasakan kemarin dengan domain saya…sehingga selama libur lebaran domain saya juga ikutan “mudik”… beruntung saya masih bisa lakukan proses transfer sebelum terlambat
domain reseller… baiknya nggak usah dipake deh
Mbak..klo domain service asli – bukan reseller – di indonesia ada ga? klo enom dst itu bukan nya di luar..byrnya gimana donk, pa lgi buat pemula sperti saya… klo ada..nama nya donk (ga pa2 promosi juga).. nuhun…
aku juga baru mau cari hosting dan domain mbak maya, bisa ngasih saran ke saya. Tolong yach.
hosting sih banyak juga di Indo, rata-rata udah bagus n murah, seperti Negohost.com, Jagoanhosting.com, 1000hosting.com.
Kalau domain bagusnya seperti di GoDaddy.com atau Namecheap.com
domain bagus godaddy sama namecheap itu diliat bagusnya dari segi apa yaa..?
kalo domain ga reseller di indonesia ga ada, kalo reseller yang paling praktis, simple biar ga kejadian kaya mbak maya ini dimana ya?
kalo webhost gratis di indo ada ga?
saya ga ngerti cara milih webhost dan domain yang bagus kaya gimana, tapi yang saya punya, domain gratisan dari .co.cc sama webhost gratisan dari 000webhost, dua itu “aman” ga??
thx bfore..
mbak maya..kalo boleh tahu, untuk keperluan apa & kapan dibutuhkan
registrant dg nama kita?
matur nuwun..
kalo ikut/daftar program affiliasi, domain parking, etc. yang memerlukan data situs, biasanya diliat sama nggak nama pendaftar dengan who.is domai tsb, jadi harus ganti kalo beda.
kalo beli di luar indonesia, bayarnya harus pake paypal ya mbak..
kalo transfer bisa ga ya?belum punya paypal nich..
Wow! what an idea ! What a concept ! Beautiful .. Amazing