32

Maya Ketemu Dunianya

July 21st, 2009

Bukan mau dipas-pasin sama nama sendiri :D cuma ini memang perjalanan onlineku yang mungkin banyak orang ngga tau, aku sendiripun kadang melupakannya …

Tahun 2002-an pas anakku masuk ke Playgroup, aku lagi menekuni bisnis kerajinan dan banyak waktu luang juga sih sebenernya kalau pagi-pagi gitu karena karyawan kerajinanku baru mulai kerja siang setelah mereka selesai bertani, karena anak Playgroup dan TK itu pulangnya cepat sekali, maka aku tuh selama 2,5 jam cuma duduk nungguin dia di ruang tunggu sekolah, kadang aku jalan-jalan sama ibu-ibu lain yang nungguin anaknya tapi lama-lama kog boros yaaa :D .. gimana engga, kalau nggak jajan sana sini eh ke Mall belanja belanji .. weh yang jelas malah bikin pengeluaran tambah bengkak.

Lama-lama karena jenuh jalan-jalan seperti itu, aku mulai misahin diri sama ibu-ibu itu, bukan sombong sih cuma nggak gue banget deh kesannya :P .. kebetulan dekat TK anakku ada warnet, aku kesitu aja deh .. paling dua jam aku cuma habisin uang Rp. 6000,- aja ..

Bingung juga sih tadinya mau ngapain di Warnet, bikin email sih dalam sekejap udah jadi .. so what next ? ya browsing-browsing melulu deh, nyasar kemana-mana :D

Karena aku sedang usaha kerajinan, maka aku coba surfing tentang kerajinan dan masalah ekspor-import, mengunjungi Alibaba.com dan situs-situs trading lainnya, karena rumit banget untuk bisa melakukan ekspor kerajinan sendiri, aku coba untuk merespon permintaan-permintaan buyer di Alibaba.com untuk semua field yang aku bisa, seperti bikin kaos skala besar … awalnya kelihatan menggiurkan loh, bayangin aja mereka pesan sampai jutaan kaos .. tapiiii ternyata ini pun menjadi masalah, kebanyakan buyer seperti itu hanya untuk money laundring saja, kesal juga sih … tapi untung belum rugi apa-apa hanya waktu terbuang untuk mengurusi bahan dan tanya sana-sini informasi pabrik kaos. Tapi tidak semua buyer itu SCAM kog, pinter-pinter aja milihnya dan jangan ikut arus begitu saja sama penawaran yang kelihatan menggiurkan dan mudah diperoleh.

Okay lewat deh aktifitas cari buyer di situs trading begini, high-risk tau’ …  tapi aku makin tertarik sama usaha yang cuma “duduk-duduk” aja gini. Akhirnya ketemu beberapa teman internet yang ngajari usaha MLM Online dan Money Making Program, buanyak banget jenisnya .. ga usah dispesifikasi ya, yang jelas memang uang cepat datang dan juga… cepat pergi .. :P .. aku ngga tau apa forum Money Maker Group masih ada, yang jelas itu tempat aku belajar bisnis money making di Internet, yang mau lihat sih silahkan aja tapi resiko tanggung sendiri yaaa :P

Capek sama money easy come easy go begitu, akhirnya aku nemuin satu komunitas yang akhirnya membesarkan aku :X Asian Brain Community , aku sudah ikut sejak Asian Brain buka bulan November 2005, pada waktu itu aku sudah terbiasa bangun pagi dan pergi ke “kantor” .. warnet maksudnya ;) ) .. sampai aku punya koneksi internet sendiri dirumah, tau kan jaman segitu koneksi susah bangettttt … belum ada Telkom Speedy atau provider-provider swasta yang menjamur sekarang.

Pertama aku pakai koneksi Telkomnet Instant yang bikin bengkak tagihan Telpon rumah, kemudian aku pakai koneksi dial-up dari Centrin yang masih menggunakan saluran telepon rumah juga sehingga sering putus karena ada telepon masuk atau mau dipakai, kemudian ada koneksi Dial-up  Matrix dari Indosat dengan modem Hape aja tapi biayanya relatif lebih murah walau cuma bertahan 6 bulan setelah itu harga jadi mahal sekali karena dihitung per kb.

Koneksi internet memang kendala banget tahun-tahun segitu, banyak yang menawarkan alat untuk berinternet dan aku juga coba satu yang produknya mirip telepon rumah cuma dia ambil jaringan Telkom kalo ngga salah, investasi jutaan ini akhirnya juga cuma bertahan beberapa bulan karena Telkom akhirnya menutup hole jaringan tersebut .. hahah nggak halal kali cara ini :P … fuuuiiihhh, setelah berpusing-pusing akhirnya aku pasang tower sendiri dirumah, maklum rumah jauh dari kota Jogja, jadi ISP swasta belum ada yang sampai gunung coverage areanya, koneksi ini sangat menolong aku dan beberapa tahun bebas dari beban masalah koneksi :D usaha di internet pun makin lancar sampai akhirnya aku alihkan usaha kerajinanku ke salah satu karyawanku karena aku lebih suka kerja “duduk-duduk” begini.

Di Komunitas aku belajar  sampai sekarang, orang banyak bilang, “kog belajar terus sih kapan lulusnya..?” hahah :D .. terserah deh, tapi asik kog belajar sampai menghasilkan gini, kapan lulusnya ? kalau bisa aku akan selalu ada di komunitas ini karena komunitas seperti ini banyak membantu, banyak masukan, banyak ilmu (aku ngga membicarakan Asian Brain semata, banyak kog seperti TDA atau Bunda in Biz .. they also a great community). Kalau saja dulu ada komunitas seperti ini mungkin aku nggak banyak nyasar kemana-mana dan nggak banyak biaya terbuang untuk high-risk investment. Jadi pesanku buat yang baru akan mulai usaha di Internet, temukan komunitas yang cocok untuk anda belajar tentang pemasaran atau usaha di internet, hal ini akan membuat anda lebih mudah dan cepat merasakan hasilnya.

Teman-teman (wanita terutama) di komunitas banyak sekali yang akhirnya memutuskan untuk resign karena mereka sudah nyaman bekerja di internet sehingga mereka bisa stay at home ngurus anak sambil online-an, jauh lebih cepat perubahannya dibanding saat aku mulai berinternet sampai berpenghasilan rutin begini, perlu 2 tahun lebih untuk menganggapnya income rutin, karena dahulu tidak ada yang bisa diajak sharing, tidak ada yang kenal dan memiliki minat yang sama, yah ngga apa lah.. hitung-hitung pengalaman yang sangat berharga… karena selain bisa membuat website dan blog, mindsetku sebagai internet marketer - wannabe – juga terbentuk :)

Kalau pada penasaran, sebenernya aku usaha apa sih di internet ? aku jualin produk orang dan buat space iklan di situs-situsku untuk orang-orang promosi produknya .. walau aku nggak kenal orang-orang ini dan produk-produknya pun ada yang tidak aku tau bagaimana bentuknya :) asik kan .. enak kan hehe :D … yang jelas aku tipe orang yang ngga mau repot dengan stok produk dirumah (karena pengalaman dulu pas usaha kerajinan yang butuh modal dan gudang gede) jadi menjualkan produk orang itu tidak berarti aku harus membeli dahulu kemudian menjualnya, produk-produknya cuma lewat gambar aja kog.. nanti deh lain kali aku cerita lebih detil ya ;)

Kalau ada yang tertarik dengan jenis usaha begini, terutama ibu-ibu yang seperti aku, coba deh menawarkan produknya atau produk-produk temannya di internet … teman-temanku juga banyak yang sukses dengan memasarkan produknya sendiri di internet walaupun itu hanya Homemade Cookies .. hmmm nyam !

Google Buzzcara belanja di alibaba,tower wifi,pengalaman alibaba com,antena indosat buat internet,radio yogya,rivermaya asian brain,Data plan 2 5GB bertahan berapa bulan,tower for wifi,cara order alibaba,cara berbelanja di alibaba com


Pagi ini aku menjadi kustomer yang menyebalkan* bagi Telkom Speedy Yogya, bagaimana engga, aku saklek ngga mau bayar tagihan Speedy bulan Juni ini.

Kronologisnya ? Pagi-pagi aku cek KlikBCA ku, biasa lihat tagihan-tagihan, kaget banget pas liat tagihan Speedy ku sebesar Rp. 1.716.766,00 :-O wow darimana tuh ?? padahal bulan Mei ini aku baru aja menikmati paket Office yang unlimited itu., yang katanya cuma bayar Rp. 750.000,- + Ppn aja.

Kalau mau diulang ceritanya,  tanggal 5 Mei 2009 memang aku prosesi migrasi paket Speedy dari Pro — yang cuma Rp. 400.000,- tapi pake quota  3 GB itu (plus masih diskon Rp. 200rb perbulan selama 3 bulan, promonya) — ke paket Office yang Unlimited yang seharusnya cuma Rp. 750.000,- . Setelah antree sampai hampir 2 jam (karena kebanyakan melayani kustomer Telkom PTSN/Fleksi, ngga tau deh gimana ngacak antriannya sampe yang klien Speedy bisa dapet 5:2 .. 5 klien Telkom PTSN/Fleksi baru manggil 2 klien Speedy .. whatever :( )

Mbak CSO nerangin sampai menghitung-hitung dioretan kertas (oretan kertasnya masih aku bawa-bawa sekarang), kira-kira seperti ini :

Hitungan I :

5/31 x Rp. 440.000 = Rp. 70.967,-

dimana 5 adalah, 5 hari pemakaianku di bulan Mei dibagi 31 hari dalam sebulan trus dikali harga paket Speedy Pro normal plus Ppn (Rp. 440.000,-) , walhasil … Rp. 70.967,- adalah yang harus aku bayar untuk pemakaianku selama 5 hari di bulan Mei itu… OK ?

hitungan II, adalah prorate untuk Paket Office Unlimitednya :

(31-5)+1 x Rp. 828.000 = Rp. 721.161

31

dimana 31 hari di bulan Mei dikurangi 5 hari pemakaianku, kemudian dibagi 31 hari dalam bulan Mei dan dikali harga paket Office unlimited plus Ppn (Rp. 828.000,-), walhasil harga paket itu bulan Mei jadi Rp. 721.161,-

Nah, total yang harus aku bayar di bulan Juni adalah hitungan pemakaian 5 hariku itu + harga paket Office di bulan Mei, yaitu Rp. 70.967,- + Rp. 721.161,- = Rp. 792.128 ,- (Tujuh Ratus Sembilan Puluh Dua Ribu, bla bla .. )

make sense ! okay ..

lebih-lebih dikit lah kata mbaknya.. gubrak, masa lebih dikitnya sampai 1 jutaan ???

Pagi ini aku ditemu CSO bernama mbak Rani, kemudian setelah kroscek sana-sini dia menjelaskan kepadaku bahwa, tidak hanya Paket yang mau diambil untuk migrasi yang di prorate-kan tapi juga besarnya pemakaian kuotaku selama 5 hari itu, nah ini yang agak konyol, jadi karena aku sudah pakai kuota sebanyak 2.5 GB dari total 3 GB selama 5 hari itu, diprorate-kan 31 hari (walau cuma pake 5 hari) oleh Speedy bahwa pemakaianku di bulan Mei jadi over quota sebanyak 1675 MB dan over kuota itu per MB nya dihargai Rp. 500,- …  duh, aku yang geblek apa ini sejenis bear traps yah ? is this make sense buat orang yang ngga kerja di Telkom Speedy ??

Mbak Rani bilang ini sudah ketentuan dari Telkom Speedynya jika ingin migrasi, makanya jangan ada pemakaian dulu kalau mau migrasi atau dilakukan pas tanggal 31 saja. Aku bilang, maaf ya mbak, tapi aku bukan orang Telkom Speedy yang kalau tidak ada penjelasan begini pasti mana akan tau … jadi jangan anggap klien Speedy itu sudah tahu, lha websitenya aja kurang info gitu… (ngga, yg terakhir itu aku cuma dalem hatiku aja :P )

Okay, aku terima kalau aku terburu-buru migrasi pada tanggal 5, karena aku sudah hampir over quota dan selalu over quota dibulan-bulan sebelumnya… tapiiii, kalau saja mbak CSO (aku lupa namanya) yang di bulan Mei aku temui, menjelaskan akan di prorate-kan juga kuota pemakaianku menjadi 31 hari walau cuma pakai 5 hari, dan ditunjukan aku bakal kena Rp. 1 jutaan + harga paket Office, mana aku mau kaaaan …  nalar aja deh, wong over quota perbulan aja aku paling tinggi 700ribu yang seharusnya 400rb (paket Pro sebelumnya) .. masa aku mau migrasi tapi bayar 1,7 juta ??

Setelah ngotot banget dan ngeyel walau mbak Rani sudah menjelaskan sebisanya, aku bilang, ” saya mau komplain aja deh mbak, mana formulirnya ?” … mbak Rani kemudian ke managernya, ngga lama ibu Manager menghampiriku dan menjelaskan hal yang sama ditambah print out pemakaian internetku yang berlembar-lembar itu.

Aku bilang kepadanya, ” ibu, saya setuju saja dengan aturan Telkom mau prorate bagaimana saja, asal sebelumnya saya ini dijelaskan kalau saya bakal kena prorate sebanyak itu untuk pemakaian saya gara-gara migrasi ini, kan saya bisa pending dulu sampai akhir bulan kek daripada kena segitu banyak, yang penting penjelasan itu bu .. itu krusial loh”. Ibu Manager kemudian bilang, bahwa CS yang bulan Mei aku temui sudah ditanyakan dan dia bilang sudah menjelaskan kog, aku tunjukan oretan yang ditulisan mbak CS itu (ada di gambar atas) nah cuma itu yang dihitungkan simbak yang dulu membuatku berseri-seri, karena masih lumayan harganya …aku kira.

Setelah bu Manager mungkin capek liat aku, akhirnya diberikan formulir komplain itu, dan aku mengisinya dengan harapan ada penyelesaian yang tidak membuatku membayar 1,7 juta.

Kalau ditanya, kira-kira berapa yang wajar aku bayar ? uhm kalo emang simbak di bulan Mei itu ngaco ngitungnya, dan aku ngga ingin sesuatu hal buruk terjadi padanya akibat salah penjelasan itu, aku mungkin bisa terima jika aku harus membayar paket Pro 3 GB (tidak di prorate) yang masih diskon 200rb itu plus pkaet Office yang aku migrasi ini… jadi sekitar Rp. 220rb + Rp. 828.000,- .. yah masih Rp. 1,2 jutaan dong .. yah mau gimana lagi gara-gara satu quote yang belum sempat tidak dia ucapkan kepadaku… tapi syukur-syukur tagihannya menjadi yang aku harapkan ..cuma 720ribuan saja.

Apakah aku akan jadi ibu Prita kedua ? what the hell I know, saya hanyaingin  menjadi pelanggan Speedy yang baik hati ;) ) walau banyak cerita sana-sini tentang kelemahan Speedy (baca sendiri sana, googling lah ..) tapi siap-siap dukung aku yaaa …  :D

moral : be aware … buat produsen, yang krusial-krusial gini harusnya lebih terang penjelasannya, jangan Phillips aja yang terang terus :P dan buat konsumen yang seperti ini seharusnya ditanyakan dahulu daripada komplain. Yang mau migrasi Speedy ke paket baru, sebaiknya benar-benar ditanyakan tentang tagihannya nanti bagaimana …

kustomer yang menyebalkan* : status yang selalu aku lihat di Facebooknya temanku yang CSO bank itu ..

Google Buzzspeedy,kelemahan speedy,kroscek bisnis donni wijaya,tagihan speedy,harga paket pro speedy,harga paket speedypro,ini aku,cerita mbak maya,cara hitung prorate,law of attraction/michael j losier pdf versi bahasa indonesia
9

My Broken Arrow

April 30th, 2009
Arrow R.I.P

Arrow R.I.P

Belum terasa senangku seminggu ini, karena Cora melahirkan, .. hari ini Arrow (male) dan Angel (female) mati :( (

Sejarah Cora, sebagai Anjing Gembala Jerman (AGJ) Import berusia 5,5 tahun memang punya kualitas susu yang kurang bagus, jadi anaknya pada ga survive .. walau berat badan 50 kg, gembul dan sehat selama menjadi anjingku (dulu aku ambil dari teman breeder juga) ngga menjamin air susunya jadi baik.. sayang aku telat tau, aku kira dengan nambahin pakai susu formula ke puppies nya bakal cukup :(

Angel pas sakitAngel pas sakit

Sekarang tinggal April (female)  yang sementara aku titipkan ke teman, untuk ikutan nyusu sama Rottweiler nya yang baru aja melahirkan 12 anak… semoga April bisa ketolong, karena tinggal dia anak Cora-Nero sekarang .. hiks sedih banget …

Pas lahir padahal 3 anak ini punya berat badan yang lumayan berat daripada puppies lainnya, ternyata masa kritis itu sampai sepuluh hari mereka lahir mesti di “gateki” bener ya :(

sweet April von Kenny
April von Kenny

My friend said, look and find another puppies .. but these puppies is my first A names .. and I have to wait until Cora ready to breed again ..

I love them, R.I.P

Cora, Arrow, April .. sebelum Angel lahirCora, Arrow, April .. sebelum Angel lahir

Cora (Belda Von Moonlight, 4 Agustus 2003, Bapak : Addy Vom Riedschlurgi, Ibu : Alma Von Rajawali Sakti)

Nero (Franco Von Kidpass, 28 April 2007, Bapak : Indra Von Mirota Kampus, Ibu : Barbie Von Sigma)

Update : 8 Mei 2009, April juga ngga kuat .. she’s gone


Google Buzzrottweiler baru lahir,arrow,anak broken

Sore tadi aku baru antar temannya anakku pulang ke rumahnya, di sana sang ibu ngobrol-ngobrol sama aku tentang tugas Klipping Adat Istiadat Indonesia yang beberapa hari yang lalu beberapa anak bikin bareng di rumahku. Sang ibu berucap begini :

“duh jeng, jelek banget itu hasil Klippingan anak-anak, bagian bawahnya ngga rapi, tempelannya miring-miring, jadi nanti malem saya perbaiki aja deh, semua sudah saya fotokopi baru lagi”

Aku sih cuma tertawa aja, dalam hati jengkel tenan, kog bisa sih sang ibu memvonis hasil karya anaknya dan teman-temannya itu “jelek” dan “harus diperbaiki“. Alasannya biar dapet nilai bagus, padahal Klipping itu sampai ke gurunya aja belum …

Aku ingat kemarin aku juga membantu mereka untuk nge-print cover klipping dan googling gambar-gambar baju daerah. Tapi sama sekali aku ngga punya pikiran ini harusnya aku saja yang bikinkan biar perfect abis.

Begitu pula papanya bantuin dia potong-potong bambu untuk tugas bikin lampion, karena potong bambu pakai pisau agak susah untuk anak sekecil dia, tapi yakin aku kalo papanya juga ngga berpikiran .. ah dia aja yang buat lampion itu biar tinggal di bawa anakku ke sekolah besoknya.

Apa aku termasuk ibu yang malas perbaiki-perbaiki tugas anak seperti itu ? atau aku salah jika berpikiran hal-hal seperti itu mematikan kreatifitas anak ? aku juga baru belajar jadi ibu, mungkin hal seperti ini sebenernya biasa aja yah, hanya aku aja yang terlalu “sok demokratis ” atau apalah namanya .. hahah :D

Kalau judul di atas di baca dan dibandingin sama bantuan-bantuan yang bukan semacam ini memang perlu banget, membantu anak apalagi kalo anak sudah rada putus asa ngga bisa-bisa ngerjain sesuatu.

I do respect whatever they created, gimana pun hasilnya, itu lah buatan mereka .. it’s so pure, asli bikinan anak-anak deh, … duhh aku jadi ngrasa bersalah ucapan sang ibu itu di dengar sama anakku dan anaknya. How perfect she is ? How she can be so sure ? owh.. mother

Google Buzzcara bikin tas,bagus bluesman
21

The Secret

January 17th, 2008

The SecretAkhirnya aku beli juga The Secret (Rhonda Byrne), sejak terbit di Indonesia bulan Agustus 2007 lalu aku sudah kepengen beli, tapi … belum juga sampai kemarin. Bukan karena sayang-sayang sama duit 65 ribu rupiah untuk yang Hardcover (kalau aku suka bukunya, aku pasti ngga sayang duitnya :) ), tapi aku menunggu .. buku sebagus ini harusnya diberikan oleh seseorang yang benar-benar mengerti aku, ngga mengharapkan dari seseorang siapa itu, just someone … yeee ngga taunya cuma ge-er :P 4 bulan menunggu ternyata memang belum ada yang benar-benar mengerti aku ;) .. hehe joke !

Tapi, aku berterima kasih juga sama temanku, Alex, karena dia membacanya berulang-ulang, kalau seorang Hypnotherapist (ouch .. he’s a real Hypnotherapist (*) ) menganggap ini buku bagus, apalagi aku. Terima kasih juga untuk anakku, bukan .. dia bukan belikan aku, tapi dia yang memaksaku untuk hari itu juga ke toko buku :x .. luv ya gal ..

Then, seharian membaca The Secret, akhirnya apa yang membawaku untuk membacanya terjawab sudah, memang ada rahasia terbesar kekuatan pikiran dalam kehidupan ini ..

Ingat-ingat, sebenernya Jennie S. Bev sudah lebih dahulu mengungkapkan kiasan rahasia ini, walau dalam kalimat dan mindset yang berbeda. Dia lebih dahulu, menurutku, karena bukunya terbit duluan … 3 bulanan sebelum The Secret (note : di Indonesia loh). Dari buku Jennie, aku selalu teringat akan “Sukses adalah Aku, Aku adalah Sukses” dan aku selalu berpikiran itu disepanjang perjalanan kemana saja, bila aku merasa jenuh dan bila muncul suatu pikiran yang engga-engga. Ini buku bagus juga, dan aku pun telat membelinya, karena pertamanya dari judul – Mindset Sukses : Jalur Cepat Menuju Kebebasan Finansial - … aku kira ini semacam motivasi bisnis seperti MLM.. Sorry, Jennie .. I always goofed to judged books from it’s title n cover. [-X

Continue Reading

Google Buzzpraktek the secret,afirmasi konstan,brainwave komplit,brainwave versi indonesia,gratis brainwave,sandal homyped,pdf law of attraction versi indonesia,indonesia losier pdf,hukum low atraction,download ebook gratis membaca garis tangan
Get Adobe Flash playerPlugin by wpburn.com wordpress themes